Menpar harap Sail Sabang bisa angkat destinasi bahari

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya optimis perhelatan even internasional Sail Sabang 2017 bisa berdampak positif terhadap dunia pariwisata di Pulau Sabang. Gaungnya bakal mendunia dan mendorong Sabang semakin kuat maju dan bermanfaat buat masyarakat.

“Pertama adalah lahirnya jalur regatta yachting Golden Triangle Saphula. Ini singkatan dari Sabang, Phuket dan Langkawi,” kata Arief Yahya, Jumat (1/12) di Sabang.

Menurutnya, jalur ini akan mendunia karena tiga negara, tiga destinasi, dalam satu paket visit yang ada di jalur perahu pesiarnya. Ini yang akan lahir dan tumbuh pasca Sabang Sail 2017. Jalur ini juga biasa disebut dengan diamond triangle —ada yang menyebut golden triangle— para yahcter dunia atau kapal pesiar akan kumpul di jalur itu. Jalur tersebut juga akan melahirkan perhelatan Regatta yang eventnya akan digelar bulan April sampai Mei tahun 2017.

Imbasnya, sebut Arief, akan mengangkat semua destinasi di Sabang terutama destinasi bahari. Menpar juga meminta media memantau pembangunan Yatcher Club yang rencananya akan dibangun di Sabang dalam waktu dekat ini. Dan wisata bahari di Sabang akan menjadi andalan di Indonesia.

“Regatta itu balapan kapal pesiar yang jumlahnya sangat banyak dan didominasi wisatawan mancanegara. Setelah lahir di Sabang, maka akan menjadi andalan masyarakat dan atraksi wisata yang besar di Sabang. Orang akan banyak datang dan orang banyak datang itu mensejahterakan,” jelasnya.

Selain itu, diharapkan lahir dari Sail Sabang 2017 adalah kompetisi freediving kelas dunia. Kompetisi ini sebutnya sudah digelar di Sabang dan telah masuk menjadi rangkaian acara Sail Sabang 2017 sejak satu bulan yang lalu.

“Sabang punya bahari yang indah, terutama sangat cocok untuk freediving. Kompetisi dunia harus dan akan dilaksanakan di Sabang, dan kita harapkan, bukan hanya saat kompetisi saja mereka datang, namun persiapannya para freediver dunia akan tiba di Sabang ber-bulan-bulan lamanya. Ini akan menguntungkan masyarakat, karena divers punya long stay yang panjang,” ujarnya.

Menpar juga akan mendorong kepada pihak-pihak terkait untuk mempersiapkan training centre dive di Sabang. Selain itu, pihaknya juga akan mempersiapkan sumber daya manusia yang punya keahlian freediving di Sabang.

“Dan tentunya yang lebih diutamakan adalah putra-putri Sabang, masyarakat asli Aceh yang nanti tentunya juga akan mensejahterakan. Saya yakin, yang alamiah akan segera tumbuh di Sabang dengan cepat. Terutama divers yang kuat menyelam lama, anak-anak muda Sabang akan lahir dengan sendirinya,” bebernya.

Ketiga, yang diharapkan lahir di Sail Sabang 2017 adalah di bidang kemaritiman terutama perikanan. Kata Menpar, ikan itu 80 persen di dunia dihasilkan dari ikan budi daya dan 20 persen dari ikan tangkap atau ikan yang dipancing oleh manusia.

“Nah dari pihak terkait rencananya akan membuat keramba ikan di laut, ini akan dibuat di Sabang sekitar 30 meter dari CT-3 ini dengan teknologi yang sangat mutakhir. Tiga ending itu yang nantinya juga akan bisa mensejahterakan Aceh dan khususnya kota Sabang ini,” tutupnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT menyebutkan penyelenggaraan Sail di Sabang sebagai bentuk promosi budaya dan wisata Indonesia sebagai poros maritim dunia.

“Tentu harus juga disertai dengan bertumbuhnya perekonomian dan pariwisata di Sabang,” kata Nova.

Kegiatan kepariwisataan di Sabang, ujar Nova, harus disertai pula dengan peningkatan kualitas masyarakat. Selain itu, Sail Sabang juga harus dimanfaatkan untuk pengembangan rute kapal layar di Indonesia sekaligus mempersiapkan Aceh sebagai salah satu daerah tujuan wisata dunia.

Kegiatan Wonderfull Sabang and Marine Expo 2017, menjadi ajang mempromosikan dan publikasi tentang potensi wisata dan produk unggulan dan juga peluang investasi di Aceh.

“Kegiatan ini juga untuk menjalin hubungan perdagangan, investasi, kebudayaan dan perekonomian antara investor dan Pemerintah Aceh,” ujar Wagub Nova.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.