Dubes AS paksa China putuskan pengiriman minyak mentah untuk Korea Utara

- Tweet this Article - Stumble this Article - Digg this Article - Share this Article -

Duta Besar Amerika Serikat untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Nikki Haley melarang China memasok minyak mentah ke Korea Utara, setelah uji coba rudal balisitk antar benua dilakukan negeri yang dipimpin Kim Jong-Un itu.

Haley mengungkapkan dalam sebuah pidato di markas besar PBB di New York City, bahwa Presiden Donald Trump menelepon Presiden China Xi Jinping pada Rabu pagi untuk memberitahukan kepadanya, telah tiba saatnya bagi China untuk memotong pasokan minyak mentah ke Korea Utara.

“Saat ini kami berpaling kepada Presiden Xi untuk mengambil posisi itu. Kami percaya bahwa dia memiliki kesempatan untuk melakukan hal yang benar untuk kepentingan semua. Negara China harus menunjukkan kepemimpinan dan tindak lanjut.. China dapat melakukan ini sendiri,” kata Haley, seperti dilansir dari CNBC, Kamis (30/11).

Haley mengatakan minyak mentah merupakan penggerak program nuklir Korea Utara. Dia mencatat bahwa Korea Utara hadir ke meja perundingan sesaat setelah China memotong pengiriman minyak pada tahun 2003.

“Sanksi AS sudah mengganggu 90 persen perdagangan Korea Utara dan 30 persen impor minyak,” katanya.

Pada bulan September, China mengumumkan akan mengurangi pengiriman produk minyak sulingan ke Korea Utara menjadi 2 juta barel per tahun. Tahun lalu, China mengirim 6.000 barel produk minyak per hari ke Korea Utara untuk menjaga sektor pertanian, transportasi dan jalannya militernya, menurut Pemerintahan Energi A.S.

Artikel Terkait :

admin