Uang palsu Rp 50.000 dan Rp 100.000 paling banyak beredar di Sumbar

Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Sumatera Barat membeberkan peredaran uang palsu cenderung menurun. Tercatat hingga tahun ini hanya 345 lembar uang palsu beredar di Sumatera Barat.

“Sangat jauh menurun di tahun sebelumnya yang mencapai 759 lembar uang palsu ditemukan. Sedangkan di tahun ini hanya 345 lembar,” terang Kepala perwakilan BI Sumatera Barat, Endy Dwi Tjahjono, kepada Kabasumbar.com, Minggu (17/12).

Dikatakannya, nominal uang palsu yang marak ditemukan di tahun ini merupakan pecahan Rp 50.000 sebanyak 163 lembar. Selanjutnya disusul dengan uang pecahan Rp 100.000 sebanyak 154 lembar.

“Untuk di tahun sebelumnya yang paling banyak ditemukan itu pecahan Rp 100.000 dan disusul pecahan Rp 50.000 yang tersebar di Sumatera Barat,” ulasnya.

Endy mengatakan, uang palsu paling banyak ditemukan di Kabupaten Pasaman. Uang palsu yang masuk di BI merupakan laporan dari polisi.

“Di Kabupaten Pasaman paling tinggi dan ada pelakunya yang sudah ditangkap. Bahkan dari kita BI juga menjadi saksi ahli dalam persidangan,” tandasnya.

Satpol PP beserta Dinkes Kota Padang datangi tempat hiburan malam

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang datangi tempat hiburan malam. Guna, melakukan cek HIV/AIDS kepada seluruh pengunjung, Sabtu (16/12) sekitar pukul 21.00 Wib.

Melakukan pengecekan itu, Satpol PP Kota Padang secara gabungan dengan Dinas Kesehatan Kota Padang. Bertujuan untuk, menekan penyebaran penyakit berbahaya virus HIV/AIDS serta penyakit penyakit menular lainnya.

Plt Kasat Polisi PP Kota Padang Yadrison, saat dihubungi mengatakan, setiap pengunjung serta pekerja ditempat hiburan malam tersebut diperiksa dengan cara pengambilan sampel darah.

“Kegiatan pengambilan sampel darah ini merupakan Program Satpol PP Kota Padang dalam mencegah penularan serta perkembang penyakit-penyakit berbahaya diantaranya HIV/AIDS serta penyakit lainnya,” jelas Yadrison.

Kita sengaja mendatangi tempat hiburan malam kata Yadrison, dikarena ditempat hiburan malam indikasi penyebaran penyakit tersebut rentan.

“Pengunjung yang melakukan pengambilan darah tersebut juga didata Nomor Handphone masing-masing. Guna memberitahukan hasil tes darah yang dilakukan terhadap pengunjung tersebut. Setiap hasil dari sampel darah yang diambil bersifat sangat rahasia, hanya diketahui antara petugas dan pemilik darah yang dicek,” lebih jelasnya.

Bagi hasil tes darah positif mengidap penyakit berbahaya akan langsung dipantau oleh pihak Dinas Kesehatan.

Adapun tempat hiburan malam yang didatangi petugas diantaranya, Golden Cafe yang terletak di Jalan Simpang Haru Kecamatan Padang timur, serta Den Hot Cafe yang terletak di Jalan Muara Pantai Padang, Padang Barat.

Tabrakan motor hantam truk, dua warga Pasaman Barat meninggal

Pengendara sepeda motor BA 5612 SC yang tewas tabrakan dengan mobil Truck BA 9783 DZ di Jorong Padang Koto Marapak, Nagari Talarek Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam ternyata warga Kabupaten Pasaman Barat.

Menurut salah salah seorang keluarganya melalui pesan Media Sosial (Medsos) nya, Hendra Y, mengatakan pengendara motor yang meninggal itu dua orang yaitu Herkules (25) dengan Putra Hidayat (26).

“Herkules tinggal di Jorong Bandar Baru, sementara Putra Hidayat warga Jorong Padang Halaban, Nagari Sasak, Kecamatan Sasak Ranah Pasisie, Kabupaten Pasaman Barat,” jelasnya.

Ia menyebutkan, kedua putra yang meningal kecelakaan ini merupakan putra Nagari Sasak yang sangat baik dan santun.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Jalan Nasional menghubungkan Kabupaten Agam dengan Kabupaten Pasaman di Jorong Padang Koto Marapak, Nagari Talarek Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam kembali makan korban. Setelah, terjadi kecelakaan antara sepeda motor dengan mobil truck, Sabtu (16/12) sekitar pukul 17.00 Wib

Sepeda Motor Beat BA 5612 SC dan Mobil Truck BA 9783 DZ tabrakan. Sehingga pengendara sepeda motor tewas di tempat.

Seperti dilihat dari akun Facebook DK, terlihat mobil truck rebah, sementara pengendara terletak di pinggir jalan dan di jalan sebelah mobil truck dalam kondisi tak bernyawa lagi.

Setelah dikonfirmasi Kapolsek Palembayan, Iptu Joni Awis, melalui telepon genggamnya mengatakan betul ada kecelakaan. Tapi, sudah kita laporkan ke pihak Satlantas Polres Agam.

“Kita sudah laporkan ke Satlantas Polres Agam, jadi mereka yang tangani semua,” kata Kapolsek Singkat.

Lagi asik pesta miras, sebanyak tiga remaja diamankan

Demi menjaga keamanan Kota Payakumbuh dari Penyakit Masyarakat (PEKAT), Tim 7 Kota Payakumbuh, Sabtu (16/12) hingga Minggu (17/12) dini hari, kembali melakukan razia anti Pekat di beberapa kafe serta kawasan yang dinggap rawan di seputaran kota.

Razia yang dimulai di kawasan Ngalau Indah, Jalan Soekarno- Hatta, Kota Payakumbuh, tim menemukan tiga orang remaja warga asal Situjuh, Kabupaten Limapuluh Kota, ketika menikmati pesta miras.

Menurut Atrimon, Kabid operasi dan pengendalian Satpol PP Payakumbuh, di lokasi Ngalau Indah petugas menemukan tiga orang remaja, terlibat pesta miras. Ketiganya kedapatan mengkonsumsi minuman keras berkadar alkohol tinggi.

Menurut Atrimon, tempat tersebut kerap dijadikan tempat nongkrong para remaja bahkan pada malam hari, terkadang juga ada yang menyalah gunakan tempat tersebut menjadi tempat yang aman untuk berbuat yang tidak wajar.

“Ketiga remaja tersebut bersama barang bukti langsung dibawa ke Kantor Satpol PP, di komplek Kantor Balaikota, eks Lapangan Tantawi. Ketika ditanyai kepada para pelaku, dari pengakuan ketiga remaja tersebut, minuman berakhohol tinggi tersebut mereka beli di depan SPBU Koto Nan Ampek, Jalan Soekarno Hatta,” ujar Atrimon menjelaskan.

Setelah memanggil orang tua dari ketiga remaja tersebut dan diberi peringatan serta teguran. Selanjutnya, Tim 7 yang terdiri dari Satpol PP, TNI dan Polri, serta Kejaksaan, bergerak mendatangi 3 buah kafe yang berada di Kota Payakumbuh.

Namun dari hasil pemantauan ketempat tersebut, Cafe remang-remang yang didatangi oleh aparat pada saat Razia berlangsung, Minggu (17/12) Dini hari, terlihat keadaan sepi pengunjung, dan tidak ada terjadi sesuatu hal yang membahayakan kemanan serta ketertiban di masyarakat.

Gempa goncang Kota Painan

Walau hanya berkekuatan rendah dan tidak dirasakan oleh seluruh warga Painan Kabupaten Pesisir Selatan yang juga merupakan pusat gempa yang terjadi pada Minggu (17/12) malam, namun goncangan gempa tersebut dirasakan hingga ke Kota Padang.

Menurut informasi yang dihimpun dari BMKG menyebutkan info gempa Mag:4.6 SR, pada 17 Desember 2017 sekitar pukul 19:12:58 WIB, dengan lokasi : 1.81 LS,100.42 BT (54 km Selatan PAINAN-SUMBAR), serta dengan kedalaman :18 Km ::BMKG-PGR VI.

Hingga berita ini diturunkan dari hasil pantauan KabaSumbar melalui salah satu media sosial dari beberapa postingan warga daerah Painan tersebut terlihat dari komentar – komentar dipostingannya yang baru mengetahui setelah melihat adanya postingan gempa dari pemilik akun Media Sosial tersebut.

Bareskrim amankan Dokter diduga penyebar kebecian asal Sumbar

Seorang wanita diduga memposting status kontoversi yang mengandung unsur SARA didunia maya yang sempat viral beberapa hari ini akhirnya diamankan pihak kepolisian, Jumat (15/12/2017) Sekitar pukul 11.00 WIB. Diduga status yang dibuat tersangka berisi konten menghina presiden Joko Widodo dan panglima TNI Hadi Tjahyanto beserta keluarga diduga mengandung unsur SARA.

Menurut informasi yang dilansir dari detik.com, Penangkapan dipimpin oleh AKBP Irwansyah, SIK (Tipidsiber Bareskrim).
“Selain memfitnah panglima TNI, diakun yang ia miliki tersangka juga menghina presiden Jokowi”, Kata Humas Polri Brigjen M. Iqbal.

Tersangka pemilik akun Facebook dengan nama Gusti Sikumbang dengan nama asli Siti Sundari Daranila (51 tahun) dengan Profesi Dokter yang beralamat di jln. Pasar Gelombang No. 82 Nagari Kayu tanang Kec. 2X11 Kayu Tanang, Kab. Padang Pariaman Prov. Sumatra Barat.

Tersangka diduga membuat Postingan Photo Panglima TNI beserta keluarga yang berbunyi.

“KITA PRIBUMI RAPATKAN BARISAN.
PANGLIMA TNI YANG BARU MARSEKAL HADI TJAHYANTO BERSAMA ISTRI *LIM SIOK LAN* DGN 2 ANAK CEWEK COWOK. ANAK DAN MANTU SAMA SAMA DIANGKATAN UDARA“.

Postingan tersebut saat ini telah Viral dibeberapa Media Sosial, dan di dalam Akun tersebut ditemukan juga Postingan yang diduga sifatnya Pencemaran Nama baik dan penghinaan terhadap Presiden Jokowi. Untuk barang bukti yang diamankan yaitu 1 (satu) buah hp merk oppo dan 1 (satu) buah hp merk samsung

Akibat perbuatannya yang mengandun SARA tersebut sesuai Pasal 45A ayat (2) Jo Pasal 28 ayat 2 Undang Undang Nomor 19 tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik yakni Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (Ancaman 5 tahun) dan atau Pasal 16 Jo pasal 4 huruf b angka 1 undang-undang Nomor 40 Tahun 2008 Tentang Penghapusan Diskriminasi Ras Dan Etnis ( Ancaman 6 tahun)

Proyek masjid asrama haji Sumatera Barat terbengkalai

Padang, pembangunan masjid asrama haji kota padang yang memakan dana sebesar Rp 2,5 M masih belum selesai dikerjakan dalam kurun waktu di tenderkan. dimana waktu ditentukan dalam proyek pembangunan masjid asrama haji tabing padang selama 107 hari diduga tidak akan selesai tepat waktu.

Saat dikonfirmasi kepada kepala UPT asrama haji mengatakan “kami khawatir jika proyek ini gagal dan akan berusaha guna mempercepat pekerjaan pembangunan masjid yang di rencanakan sesuai kurun waktu tertera dalam tender” ungkap beliau.

“Selama pekerjaan proyek pembangunan kurangnya pengawasan serta pekerja proyek juga menjadi salah satu kendala terbesar bagi pembangunan masjid yang sedang berlangsung” ungkap vania salah satu karyawan asrama haji saat di konfirmasi lewat WA.

ditinjau oleh kabasumbar.com, pembangunan masjid asrama haji hanya baru berdiri tiang tiang pondasi sedangkan waktu yang tersisa sampai akhir tahun tinggal 26 hari lagi.

Bangunan Polres Arosuka, Solok amblas akibat longsor

Jalan serta Gedung Polres Arosuka, Kabupaten Solok Ambruk mengakibatkan beberapa buah ruangan hancur, Senin (04/12) sekitar pukul 01.00 Wib dini hari.

Longsor yang menghancurkan gedung Mapolres Arosuka tersebut terjadi dikarenakan intensitas hujan sangat deras sepuluh hari terakhir tersebut sehingga membuat kelembapan tanah menjadi lunak.

Akibat kejadian itu, sedikitnya satu bangunan Mapolres tersebut hancur dan amblas mengikuti tanah yang longsor tersebut.

Kapolres Arosuka AKBP Ferry Irawan, S. Ik yang dihubungi via Handphone seluler mengatakan longsor tersebut di duga terjadi karena intensintas hujan yang sangat tinggi dan deras, yang mengguyur 10 hari terakhir.

“Beruntung, kejadian tersebut tidak ada memakan korban jiwa, sementara untuk kerugian materil di perkirakan mencapai 5 Milyar Rupiah,” terangnya.

Untuk aktifitas pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik. “Pihak Polres Arosuka memakai dan memindahkan pelayanan ke gedung yang tidak terkena dampak longsor tersebut,” jelas Ferry.

Ulah Truck Fuso, jalan Nasional macet total

Satu unit Fuso bermuatan Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit terpuruk di jembatan sementara pada pembangunan jembatan nasional di Jorong Silayang, Nagari Batahan, Kecamatan Ranah Batahan, Kabupaten Pasaman Barat, Senin (4/12).

Akibat kejadian tersebut membuat kemacetan total, baik yang dari arah Silapibg menuju Kampung Baru, maupun sebaliknya.

Menurut salah seorang warga yang juga Koordinator LSM Pelindas Kecamatan Ranah Batahan, Zulkisman, kepada KabaSumbar.com mengatakan, kemacetan itu sudah meresahkan pengendara roda empat. Pasalnya, tidak ada jalan alternatif.

“Terpaksa ikut macet, karena tidak ada jalan alternatif yang lain diwilayah itu. Hanya ini jalan satu-satunya yang menghubungkan Provinsi Sumatera Barat dengan Provunsi Sumatera Utara,” jelas Kisman.

Selain itu kata Kisman, pemilik rumah yang didekat jembatan itu sudah ketakutan. Karena, kemoringan mobil kearah rumahnya.

“Sekarang, pihak pemilik mobil baru melaukan pembongkaran TBS, agar bisa ditarik keluar. Karena, kuat dugaan tonase kendraan ini melebihi kapasitas jembatan sementara,” ulas Kisman.

Setelah dikonfirmasi Kapolsek Ranah Batahan, Iptu Wirman, membenarkan adanya mobil sangkut di jembatan sementara itu. Cuman, bagaimana keadaan lapangan sekarang belum kita lihat.

“Kita masih menuju kesana, namun anggota sudah ada dilapangan,” sebutnya.

Dishub Pasbar gelar Ramp Check kendaraan layak jalan

Dinas Perhubungan Kabupaten Pasaman Barat laksanakan Ramp Check atau Pengecekan kendraan laik jalan untuk kendraan angkutan orang dan angkutan barang, Senin (4/12) di Sariak, Nagari Koto Baru, Kecamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat.

“Alhamdulillah, penertiban angkutan barang dan angkutan orang pada kegiatan ini berjalan lancar. Gunanya, demi keselamatan berlalu lintas di Pasaman Barat,” kata Kadis Perhubungan Pasaman Barat, Andrinaldi.

Ia menjelaskan, kegiatan ini rencananya digelar selama 2 (dua) hari 4 – 5 Desember 2017.

“Pada rasia hari ini, dari pengendara banyak ditemukan buku kir sudah mati dan ada tidak kir sama sekali. Namun, kegiatan ini lebih diutamakan pembinaan dan sosialisasi pentingnya keselamatan berlalu lintas, sehingga tidak ada penindakan tegas,” terangnya.