Antisipasi erupsi Gunung Agung, PT KAI siagakan rail clinic

Guna mengantisipasi dampak meletusnya Gunung Agung Bali, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyiagakan satu rail clinic untuk membantu warga. Kereta yang dilengkapi dengan fasilitas layanan kesehatan memadai itu disiagakan di Stasiun Banyuwangi, Jawa Timur, hingga batas waktu yang belum ditentukan.

“Kami siagakan satu rail clinic di Banyuwangi sejak beberapa waktu lalu. Kereta dilengkapi fasilitas yang memadai. Kami tempatkan di sana hingga batas waktu yang tidak ditentukan, kalau-kalau dibutuhkan,” ujar Direktur PT KAI Edi Sukmoro usai menanda tangani kerja sama bidang pendidikan dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Senin (27/11).

Edy menerangkan, rail clinic yang disiagakan tersebut merupakan generasi keempat. Kereta jenis rel diesel elektrik (KRDE) itu dilengkapi dengan fasilitas instalasi gawat darurat, layanan poli umum, poli gigi, poli mata, poli kebidanan, laboratorium dan ruang farmasi.

“Ini rail clinic generasi keempat yang terdiri atas empat kereta. Dua kereta digunakan untuk layanan kesehatan, dan dua lagi untuk perpustakaan. Masyarakat bisa mengakses semua layanan secara gratis,” katanya.

Selain membantu pelayanan kesehatan masyarakat, keberadaan rail clinic diharapkan bisa meningkatkan minat baca masyarakat setempat. Edy mengatakan, sekarang ini jumlah rail clinic masih terbatas, sehingga harus digilir.

“Jumlahnya memang masih terbatas. Nanti akan diperbanyak, biar bisa menjangkau daerah yang belum tersentuh sarana kesehatan lain,” pungkas Edy.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.